Berita dan info bebas seputar Indonesia dan mancanegara tentang politik, sosial, budaya, hukum, kriminal, olahraga, sepakbola, entertainment, musik, film dan berbagi cara, tips dan trik.

Info Bebas

Cinta Ratu Nansya, Penyanyi, Aktris Dan Model

Penyanyi Dangdut Sekaligus Bintang Film "panas" Cinta Ratu
Bagi kami, Pedangdut seksi, yang juga bintang film dan model, Cinta Ratu Nansya (23) masih asing di telinga. Meski mungkin pendatang baru di dunia Dangdut, namanya tak semelejit Ayu Ting Ting, Siti Badriah, atau Zaskia Gothik ketika ketiga pedangdut tersebut juga berstatus sebagai pendatang baru.

Terlepas dari hal itu, yang jelas Cinta (begitu sapaan akrabnya) baru-baru ini sering diundang untuk job nyanyi Dangdut di beberapa kota. Ditanya oleh wartawan, seperti dilansir oleh tribun seputar aksi goyangnya dan aktingnya (yang mungkin dianggap terlalu vulgar oleh sebagian orang), Cinta pun mencoba menjelaskannya. Baginya, penampilan busana dan aktingnya masih dalam batas normal. Begitu pula ketika manggung Dangdut, goyangan dan pakaiannya juga dinilai tidak seronok.
"Semuanya masih dalam batas wajar, dan tidak ada yang menggoda, nggak pakai 'buka-bukaan' baju," ujar Cinta
Lebih lanjut, ketika ditanya apakah ada yang aneh atau hal yang baru ketika terjun menjadi seorang penyanyi Dangdut, bintang film  Kutukan Arwah Santet itu menjelaskan bahwa nyanyi bukanlah suatu yang baru baginya, karena ia memang bercita-cita dan memendam sejak lama keinginan untuk menjadi penyanyi.
 "Nyanyi itu bukan hal baru buat aku. Cuma kemarin sibuk modelling sama syuting. Jadi ini impian yang tertunda," katanya disela-sela acara take vocal, untuk sebuah single hitsnya yang berjudul Tahan Dulu Cinta, di Bulungan, Jakarta Selatan.
Menjadi seorang penyanyi, tak semudah yang ia bayangkan, karena begitu banyak godaan yang datang silih berganti. Satu hal yang paling risi dan membuat ia marah, adalah ketika ia ditawari 'bookingan' oleh seorang yang mengaku sebagai pejabat di suatu kota saat ia menghadiri undangan konser dangdut.
"Aku tuh baru menyanyi, berkenalan dengan orang yang ngakunya pejabat, eh malah 'di booking'," katanya
 "Aku marah karena dibilang cewek 'bookingan', dan bilang 'nggak bisa'," lanjutnya.
Lalu seperti apa lagu Dangdut yang berjudul Tahan Dulu Cinta yang merupakan karyanya sendiri itu?. Simak saja aksi manggungnya di youtube di bawah ini.

Selama 42 Tahun Pria Ini Pecandu BBM

42 tahun chen dejun jadi pecandu bahan bakar minyak
Adalah Chen Dejun, 71, warga desa Shuijiang, Nanchuan di Chongqing, Cina ini kecanduan bahan bakar selama 42 tahun. Awal karir pria ini menjadi pecandu BBM dimulai ketika ia berusia 29 tahun. Hal itu dilakukan karena pria ini putus asa dengan penyakit yang menjangkit di tubuhnya. Sudah berbagai usaha dan minum obat-obatan tapi hasil nihil tak ada tanda-tanda kesembuhan.

Lelaki tua yang berprofesi sebagai tukang batu dan tukang anyam bambu ini sebenarnya tidak langsung menenggak bahan bakar tersebut, tetapi terlebih dahulu ia minum minyak tanah ketika ia terserang penyakit batuk dan ada rasa sakit di bagian dadanya menurut sebuah sumber, ia terserang penyakit TBC selama bertahun-tahun. Ia pun lalu mencoba minum minyak tanah sebagai coba-coba setelah pengobatan secara medis tak berhasil.

Setelah meminum minyak tanah tersebut, pertama yang ia rasakan adalah rasa sakit pada bagian perutnya. Lalu ia mencoba untuk berisitirahat (tidur). Setelah bangun,  ia merasakan kedaan yang lebih baik terhadap penyakit yang sudah lama dideritanya ini. Sejak saat itulah ia menjadi peminum minyak tanah.

Pada 2001 yang lalu, pria ini mencoba lagi untuk beralih ke bahan bakar lain yaitu bensin, karena di desanya sudah ada lampu listrik sehingga sangat sulit untuk mendapatkan minyak tanah. Setelah mencoba, ternyata rasa bensin itu lebih "enak" dibandingkan minyak tanah. Sejak saat itulah ia beralih jadi pecandu bensin.

Menurut Chen, sulit sekali untuk menghitung berapa liter sudah yang sudah masuk dalam perutnya, karena memang dia tak pernah berniat untuk menjadi trend news di sebuah headline surat kabar atau media lainnya. Ia hanya ingin menyembuhkan penyakitnya itu dengan cara - minum obat tradisional- nya sendiri. Akan tetapi, sebuah hal yang unik dan aneh, lambat laun tercium juga oleh media. Salah satunya adalah koran Chongqing Evening News. Menurut koran ini, Chen Dejun diperkirakan telah menenggak bahan bakar minyak bermotor ini sekitar 4,5 ton ..wauwww...!!.

Meski demikian, sebuah dokter rumah sakit di Chongqing  menyatakan bahwa kondisi kesehatan laki-laki tua ini tampak cukup baik, meski terdapat gejala terserang emfisema. Sedangkan kebiasaannya itu hanyalah sebagai obat pengilang rasa sakit (obat bius) sementara saja, dan tidak bisa menyembuhkan penyakitnya.


Pakaian Dalam Ada Setrum Listriknya !!..Waowww.....


mahasiswa india ciptakan pakaian dalam yang memiliki setrum listrikIndia, sebuah negara berkembang yang tak jauh berbeda dengan Indonesia ternyata mampu menciptakan sebuah pakaian dalam yang memiliki setrum listrik di dalamnya. Ada sekitar 82 sengatan listrik yang sengaja dipasang dalam alat tersebut. Ini merupakan sebuah karya dari mahasiswa teknik di India, Manisha Mohan, Niladri Basu Bal dan Rimpi Tripathi.

Hebatnya lagi, ternyata pakaian ini akan secara otomatis menghubungi polisi dengan sendirinya, saat si pemakai dalam keadaan terancam dari pemerkosaan. Hal ini karena pakaian dalam tersebut dilengkapi dengan Global Positioning System (GPS) dan alat sensor.
"Ada alat penentu posisi Global Positioning System dan alat sensor yang bisa mengeluarkan setruman listrik sebesar 3.800 kilovolt dan otomatis menghubungi orang tua serta polisi," kata Mohan yang kini sedang merampungkan pendidikan akhirnya di Universitas SRM, Chennai, Negara Bagian Tamil Nadu.
Sirkuit listrik dipasangkan di sekitar area payudara wanita yang dilengkapi dengan GPS dan juga kartu perdana telepon seluler. Karena pada umumnya para pelaku pemerkosa akan mengincar area tersebut terlebih dulu. Sehingga sebelum kejadian selanjutnya, para pelaku akan terkena setrum dan sensor alat tersebut akan secara otomatis menghubungi nomor darurat.
"Mereka yang mencoba menganiaya seorang perempuan akan terkena setrum dan sensor di alat itu akan aktif secara otomatis menghubungi nomor telepon darurat serta orang tua korban," imbuhnya.
Dengan usaha tersebut, Mohan mengharapkan agar kasus-kasus pelecehan terhadap wanita, khususnya pemerkosaan dapat berkurang sehingga perempuan tak lagi merasa was-was atau takut saat sendiri dalam beraktifitas di luar. Selain usaha preventif tersebut, alat ini juga diharapkan mempermudah dalam menangkap pelaku percobaan pemerkosaan.

3 Cara Makan Yang Salah Dan Berbahaya

Makan merupakan salah satu kebutuhan primer manusia yang sebenarnya caran makan-pun tidak perlu menggunakan teoripun semua orang sudah bisa makan. Yang jelas ada yang suka dengan sendok ada pula yang langsung memakai tangan. Ada yang suka memakai piring dari kaca beling ada pula yang lebih condong ke piring model jadul. Ada yang lebih suka makan dengan melihat, membaca atau mengobrol, tapi banyak juga yang tak mau diganggu ketika makan.

Ingat, jangan salah mengartikan judul. Karena banyak sekali judul yang sebenarnya mirip, misalanya pola makan. Cara makan dan pola makan menurut hemat penulis adalah sesuatu yang berbeda akan tetapi sama dalam hal pokoknya yaitu makan dan makanan. Bedanya kalau cara itu tidak berhubungan dengan waktu, rutinitas, atau kandungan dari apa yang kita makan. Biasanya pembahasan pola makan itu berhubungan dengan keteraturan waktu pada saat atau jam makan. Misalnya, pola makan yang sehat adalah makan yang teratur tiga kali sehari, tidak tergesa-gesa mengunyah, bergizi, dan sebagainya

Sementara cara makan yang dibahas di sini adalah bukan berkaitan dengan hal tersebut (tapi terserah anda juga menilainya kalau ini ternyata pola makan juga). Akan tetapi lebih berhubungan dengan hal ringan yang kita lakukan saat makan, akan tetapi sesungguhnya itu membahayakan. Suatu contoh minum air ketika proses makan itu belum selesai betul. Jadi makan belum habis akan tetapi diselingi minum. Padahal ini bukanlah cara yang benar dan sehat,  dan justru menjadi sebab suatu penyakit. Banyak penelitian yang membicarakan dampak buruk soal kesalahan saat pra-sedang dan pasca makan. Silakan cari di google...

Yang kedua adalah makan sambil berjalan-jalan/berdiri. Ini juga bisa disalahkan, karena asam lambung akan naik ke saluran esofagus dan membuat sel-sel kerongkongan teriritasi. Iritasi sel kerongkongan ini dikarenakan pH asam lambung yang sangat asam (pH 1 - 2,5) dan kadang ditandai dengan gejala panas terbakar yang menyesakkan di dada yang disebut sebagai "HEARTBURN". Bila kita tetap sulit untuk menghilangkan kebiasaan makan atau minum sambil berdiri dalam jangka waktu lama dan panjang. Iritasi sel-sel kerongkongan ini akan berakumulasi dan itu menyebabkan penyakit kanker saluran esofagus. 

Dan yang terakhir, langsung berbaring atau tidur atau berjalan sesaat sebentar setelah selesai makan. Langsung berjalan setelah makan akan menyebabkan lemahnya proses pencernaan terhadap serapan gizi. Terutama manula, fungsi jantung melemah, penyempitan pembuluh darah, banyak berjalan seusai makan akan timbul gejala tekanan darah menurun dan lain-lain. Itulah 3 kesalahan cara makan yang dianggap sepele dan berbahaya bagi tubuh kita. Apa bahaya dan dampak buruknya untuk, anda bisa cari di google search (misal: ketik Bahaya Minum Air Saat Makan, makan dengan berjalan/berdiri)

Untuk itu sebelum makan alangkah baiknya berdoa, duduk dan rileks (jangan terlalu tergesa-gesa menyergap makanan). Pastikan sebelum makan, untuk memulai dengan minum air terlebih dahulu sehingga tidak akan terasa begitu haus ketika di tengah-tengah prosesi makan dan hindarilah makanan yang terlalu asin dan pedas. Makanlah dengan pola makan yang sehat yaitu jangan terburu-buru dan tergesa-gesa (cepat) dalam mengunyah makanan yang bisa mengakibatkan cekuken (dimana ini membutuhkan air minum) dan pastikan kita mengunyah makan tidak kurang dari 30 kali (kalau ga sempet ngitung boleh dirasakan ketika makanan sudah terasa lembut dan agak manis). Setelah selesai makan, tunggu beberapa detik untuk mengakhiri dengan minuman atau makanan penutup dan jangan dulu beranjak dari tempat duduk anda. Untuk itu alangkah baiknya jika air minum atau makanan penutup itu sudah tersedia di dekat anda agar ketika selesai makan kita tidak beranjak dari tempat duduk untuk mengambil air minum. Semoga bermanfaat..

Bagaimana Cara Blog Mendapatkan Backlink

Sejauh ini, saya belum benar-benar paham bagaimana cara mendapatkan backlink di blog, apalagi yang berkualitas. Jangankan untuk cara yang aman, cara yang mungkin dianggap oleh google tidak aman alias (spam) pun saya belum paham betul.

Ada yang berpendapat (master blogger) untuk mendapatkannya bisa dengan cara tukar link dengan blog/web lain, berkomentar di blog/web yang berpage rank tinggi sesuai dengan apa yang sedang dibahas, mendaftarkan blog ke beberapa direktori sesuai dengan kategori, submit artikel ke beberapa media sosial.

Akan tetapi dari semua teknik tersebut ada beberapa pertanyaan yang masih membuat saya sendiri bingung. Bertukar link dengan blog yang lebih tinggi PRnya bukanlah pekerjaan mudah, karena si empunya belum tentu approve terlebih jika kedua blog tersebut berbeda niche-nya dan blog yang kita miliki ternyata blog nofollow. Meninggalkan komentar yang sudah sesuai dengan topik/tema posting yang sedang dibahaspun (bukan spam) tidak serta merta akan mendapatkan backlink yang berkualitas. Terlebih jika komentarnya tidak pada urutan teratas. Semakin ke bawah komentar kita di sebuah posting dari blog dofollow berpagerank tinggi maka jatah untuk mendapatkannya juga semakin kecil (link juice) (pendapat master blogger Ahmad Khoirul Azmi). Untuk yang satu ini kita musti bergerak lebih cepat demi mendapatkan urutan teratas dalam berkomentar, misalnya harus rajin berkunjung ke blog dofollow tersebut setiap saat, agar bisa mengetahui update artikel terbaru, dan untuk mempermudah misalnya dengan bookmark.

Itulah beberapa hal yang penulis belum ketahui bagaimana cara mendapatkan backlink dari blog dofollow ber-PR tinggi sementara blog ini sendiri nofollow (pilihan), terlebih yang berkualitas. Bagaimana cara mengetahuinya? silakan ketik di google search: link:http://cara-bagaimana-apa.blogspot.com. Ganti alamat tersebut dengan blog anda. Jika dalam google search itu ada pemberitahuan bahwa dalam penelusuran tersebut tidak sesuai dengan dokumen apapun, berarti blog tersebut belum mendapat link berkualitas dari google (lihat gambar satu), tetapi jika pencarian itu menampilkan beberapa daftar link lain, itu pertanda google sudah memberikan hadiah link yang berkualitas (lihat gambar 2).

bagaimana blog mendapatkan backlink

cara mendapatkan link berkualitas dari google

Lalu Transfer Tevez Ke Juve Gunanya Apa?

Sebenarnya semua itu adalah kejeniusan Antonio Conte yang mengusulkan kepada manajemen Juve yang dihandle oleh Beppe Marotta untuk memboyong Carlos Tevez dari Man. City ke Turin. Conte sebenarnya sudah tahu bahwa siapapun striker yang bergabung dengan Nyonya Tua tidak akan terlalu menonjol (menakutkan) bagi Juventus atau rival-rivalnya. Hal ini mungkin disebabkan karena kejelian Antonio Conte dengan skema spesial 3-5-2 yang berbeda dengan skema 3-5-2 milik Napoli atau klub lainnya.

Transfer Carlos Tevez ke JuveConte memang sengaja memasang striker dalam setiap taktik dan formasinya hanya sebagai pengelabuan musuhnya. 3-5-2 yang diusung oleh Conte lebih menitikberatkan pada permainan lini tengah Juve yang diplaymakeri oleh Andrea Pirlo. Terlebih gelandang kanan dan kirinya (baik Asamoah dan Leichsteiner) lebih ditugaskan untuk menjaga keseimbangan antara attacking dan defensive (menyerang dan bertahan). Sehingga kedua gelandang kanan dan kirinya itu tak bekerja layaknya winger macam Nedved, Ronaldo, Robben, Gareth Bale, Franck Ribery dan winger-winger lainnya.

Leich dan Asamoah jarang sekali menyisir lapangan di bagian pinggir hingga hampir menyentuh area garis corner dan melakukan crossing by line ke area center atau far post (bisa juga terhadap striker/targetmen). Kedua pemain ini juga jarang melakukan crossing di separuh atau 3/4 lapangan sendiri (crossing from deep). Kedua gelandang ini terkadang melakukan cut inside (memotong posisinya ke tengah dan menuju kotak pinalti ketika membantu serangan). Akan tetapi sesekali juga melakukan huge line. Ketika kedua gelandang ini melakukan huges line dan memberikan passing kepada striker/targetmen sering menemui kegagalan karena striker Juve sering dimarking begitu ketat oleh defender lawan. Akibatnya sering deadlock, sehingga terkadang baik Leich atau Asamoah melakukan shooting langsung. Tak heran jika pemain ini kadang bisa mencetak gol. Tak heran juga jika kita sering melihat tendangan ke arah gawang milik Juve dalam sebuah statistik pertandingan bisa mencapai 30 atau lebih sementara yang gol hanya 2-3 biji. Itu dikarenakan memang bukan tugas utama dari seorang gelandang dalam mencetak gol.

Berbeda dengan peran Cristian Maggio di Napoli yang posisinya sama dalam skema 3-5-2 milik Walter Mazzari. Maggio di Mazzari sering melakukan crossing from deep/crossing by line ke targetmen atau strikernya, sehingga Maggio dalam hal ini kalah dalam urusan mencetak gol dengan Leichsteiner. Akan tetapi, striker atau targetmen Napoli justru lebih subur dibandingkan dengan striker yang dimiliki Juve.

Saat Stephan dan Kwadwo juga mendapat kawalan ketat sehingga tidak bisa melakukan shooting, maka kedua pemain ini akan mengalihkan passingnya ke lini kedua Juventus yang dimotori oleh Pirlo, Marchisio dan Vidal. Dia tidak akan memaksa mengumpan ke striker-striker Juve yang begitu dijaga ketat di mana ruang pergerakannya selalu dipersempit. Oleh karenanya, tak heran pula jika baik Marchisio, Pirlo dan Vidal sering mencetak gol dari lini kedua ini. Bahkan untuk urusan lini kedua, trio MVP ini yang terbaik di Eropa atau bahkan dunia. Belum lagi jika digabungkan dengan dua pemain tengah lain yang menjadi cadangan, Pogba dan Giaccherini (waktu masih di Juve).

Kesulitan mendapat umpan dan crossing matang inilah yang sebenarnya membuat Striker atau targetmen Juve harus lebih bekerja keras dalam menjemput bola ke bawah yang hal tersebut tidak akan mudah dilakukan. Karena ketika Juve dalam keadaan diserang, maka ada 8 pemain yang turun pula ke bawah, sehingga striker sangat susah untuk mendapatkan bola. Andaipun bisa, hal itu takkan berlangsung lama karena defender lawan akan lebih mudah menghalaunya, terlebih para striker Juve tidak ada yang begitu jago dalam olah bola, dribling dan akselerasinya tidak terlalu cepat. Hanya keteledoran defender lawan dan sedikit kreatifitas yang bisa membantu strikernya membuat gol.

Jika Conte mungkin sudah tahu bahwa siapapun striker yang mampir ke Juventus tidak akan terlalu optimal, lalu transfer Teves dan Llorente ke Juve gunanya apa?. Inilah yang menarik dari manajemen Juve. Selain karena tugasnya sebagai seorang striker/targetmen, Tevez dan Llorente yang diangkut ke Juve adalah juga karena kedua pemain ini memiliki nama besar di pasar, terutama Tevez. Kedua pemain ini secara hitung-hitungan ekonomi mungkin dipertimbangkan akan menguntungkan neraca keuangan Juve. Dan terbukti, tiket terusan sudah ludes terjual jauh-jauh hari yang lalu, begitu pula jersey-jerseynya., serta keuntungan mendapatkan tambahan hak siar tentunya. Dan yang terpenting bagi Juve sekarang adalah sebuah kemenangan atau mencetak gol tidak harus terfokus di lini depan saja. Jadi, jika sebuah klub rata-rata lebih identik dengan striker dan winger, maka Juve lebih identik di gelandangnya yang justru ditakuti lawan.

Seperti yang pernah dikatakan Conte, bahwa Juve tidak hanya sekedar memenangkan pertandingan dan meraih gelar juara saja, akan tetapi lebih kepada membangun dan mengembangkan klub ke sektor-sektor yang lain di masa-masa mendatang dan menjadi klub yang paling siap menatap masa depan. Cerdas bukan??. Oleh karenanya saat ini, baik manajemen Juve ataupun Conte sendiri, tidak muluk-muluk dalam mentargetkan gelar juara, terutama di Liga Champions. Sehingga musim ini pun mereka lebih memilih membidik meraih gelar juara Serie A dibandingkan dengan UCL. Semua ini bagian dari strategi dan rencana Juve di masa yang akan datang. Apakah rencana yang sudah dipersiapkan tersebut, mungkin salah satunya bisa kita tunggu di akhir-akhir transfer.

Jika kita analisa lebih jauh, untuk apa Juventus membeli seorang Carlos Tevez yang jika dilihat dari usianya saja hampir menyentuh kepala 3, kalau hanya untuk menciptakan seorang top skor atau membuat lini depan yang menakutkan lawan, karena jika dilihat dari usia dan produktifitas Teves yang juga sudah menurun, bukanlah rencana jangka panjang manajemen Juve. Terlebih, jika dilihat dari harganya yang hanya 9 juta, menunjukkan Manc. City mungkin sudah tahu bahwa kemampuan Tevez dalam urusan mencetak gol sudah menurun. Dan harga 9 Juta pula tak lebih mahal dari seorang Vucinic, Matri dan bahkan lebih murah dari banderol yang dipasang pada Luca Marrone. Oleh karena itu, Tevez diboyong ke Turin salah satunya adalah karena ada faktor lain yang menguntungkan dari segi keuangan klub. Bahkan seorang mantan direktur Juventus yang top markotop dalam urusan belanja pemain, Moggi pun mengatakan bahwa Tevez bukanlah seorang pemain luar biasa dan menjadi pembeda di klub.

Lalu pantaskah ia menggunakan jersey no. 10?. Hal ini juga merupakan kepandaian manajemen Juventus yang memberikan no. 10 kepada Tevez, kenapa?. Untuk hal ini, kita sedikit bermemory dengan Alessandro Del Piero, si pemilik no 10 sebelumnya. Selama kurang lebih 19 tahun, Del Piero mengenakan angka 10 dan menjadikannya seorang kapten, membuat tifosi Juventus gerah ketika sang kapten dilepas begitu saja (tak diperpanjang kontrak). Faktor "ketergantungan" pada seorang ADP membuat klub juga bingung sendiri. Di saat bersamaan tifosi banyak yang menolak ia pergi dari Turin dan menuntut manajemen Juve memperpanjang kontraknya, di sisi lain, Juve juga ingin melakukan regenerasi klub. Sementara Ale sendiri masih ingin tetap menjadi pemain. Untuk itulah, no. 10 ini diberikan ke Tevez agar tidak ada lagi kekecewaan yang mendalam terhadapnya ketika dilepas/pensiun atau dijual. Manajemen juga tahu tidak mungkin Tevez akan mengenakan angka 10 selama waktu Del Piero memakainya, karena usianya yang akan menginjak 30. Ini adalah bagian dari rencana luar biasa manajemen Juventus sendiri.

Selain itu, sebuah kecerdasan lagi muncul dari pihak manajemen yang akan menjual salah satu strikernya karena memang sudah terlalu banyak yang dimiliki, entah itu Matri, Giovinco, Quagliarella, atau Vucinic dengan banderol di atas harga beli Tevez. Ini bertujuan juga dengan keuntungan dari dana yang sudah digunakan untuk membeli Tevez dan mengurangi gaji yang diterima pemain yang akan dijual tersebut.

Seandainya Juve ingin benar-benar serius membeli pemain yang masih "on fire" dalam urusan menjebol gawang lawan, maka hal itu akan terwujud jika semua rencananya berjalan lancar dalam jangka waktu paling tidak untuk 2 musim ke depan. Saat ini justru keseriusan Juve dalam transfer kali ini dititikberatkan di sektor lain, defender misalnya. Bahwa manajamen mungkin sudah bisa memprediksi bahwa di lini belakang, Juve harus mempersiapkan regenerasi pula. Hal ini tak luput dari pembelian "berkualitas" dari Angelo Ogbonna yang memang merupakan bagian dari rencana tersebut. Tak perlu menilai dari hasil uji coba pra musim yang memang meyakinkan, sewaktu masih di Torino pun pemain ini sudah terlihat bakat dan kemampuannya dalam menjaga sektor pertahanan, terlebih usianya juga masih terbilang muda dan ini akan dipersiapkan untuk meregenerasi lini belakang Juve (dalam hal ini Barzagli) yang sudah cukup umur untuk urusan lini pertahanan.

Sementara untuk Llorente (yang motif permainannya tidak jauh beda dengan Bendtner atau Anelka ) yang direkrut Juve dengan free transfer, lebih  kepada untung-untungan. Meski kita semua mungkin tahu bahwa Llorente juga merupakan salah satu targetmen yang berkualitas, sebelum ada konflik internal dengan manajemen Bilbao. Seandainya ia produktif dan menjadi mesin gol Juve maka hal itu di luar manajemen Juve dan menjadi hadiah yang menarik untuk seluruh keluarga besar Juventus di seluruh dunia. Sementara jika ia gagal, hal itu juga tidak terlalu merugikan Juve karena diboyong secara gratis. Dan jika pertimbangannya rugi dalam hal gaji, maka secara cepat Juve akan menutup dengan penjualan dan pengurangan pemain lainnya (selain Tevez dan Llorente). Luar biasa..!!


Back To Top